www.bankherbal.com
www.bankherbal.com - Konsumsi Herbal = Tabungan Kesehatan Anda di Masa Depan

Teh dan Madu Bakal Gantikan Antibiotik?


19 Juli 2014

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dan berulang-ulang merupakan penyebab terbesar suatu jenis bakteri menjadi resisten terhadap obat. Pakar kedokteran menyebut fenomena yang mengkhawatirkan ini dengan istilah “arms race”.

Ketidakmampuan suatu obat antiobiotik mengatasi bakteri kini menjadi momok setelah ditemukannya antibiotik pada tahun 1940-an. Kehadiran antibiotik sempat menjadi solusi yang efektif dalam mengobati penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Namun ketika bakteri sudah menjadi resisten terhadapnya, dibutuhkan alternatif lain yang dapat membuat pengobatan menjadi kembali efektif.

Prof. Les Baillie, dari Cardiff University Inggris menyatakan, bukan mustahil dunia akan kembali ke suatu masa dimana belum ditemukan antibiotik, sehingga pengobatan sejenis penyakit menjadi permasalahan besar.

Oleh karenanya, para ilmuwan  kini sedang mengupayakan membuat suatu sulosi alternatif  ketika bakteri sudah menjadi resisten terhadap antibiotik. Baillie  saat ini mengetuai tim riset untuk mencari tahu apakah obat kuno seperti teh dan madu dapat menjadi cara berikutnya sebagai obat yang paling efektif mengobati penyakit.

Teh diketahui mengandung suatu senyawa yang dinamakan polifenol yang memiliki kemampuan membunuh mikroorganisme.

Tim peneliti yang dipimpin Baillie telah menemukan, teh mampu untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh Clostridium difficile, bakteri yang bertanggung jawab untuk setidaknya 2.000 orang tewas dan lebih dari 24.000 kasus infeksi tahun lalu.

Rhidian Morgan-Jones, seorang ahli bedah dari Cardiff, mengatakan bahwa ada kekhawatiran nyata tentang masa depan dunia kedokteran saat antibiotik tidak lagi dapat digunakan.

Prof. David Livermore, dari Badan Perlindungan Kesehatan Inggris, bulan lalu memberi peringatan, operasi besar dan penanganan kanker akan menjadi lebih berbahaya lagi. Penggunaan antibiotik kemungkinan hanya akan bisa dilakukan untuk 10 tahun ke depan.

Perkembangan dunia kedokteran modern seperti perawatan intensif dan transplantasi organ akan berada di bawah ancaman tanpa antiobiotik. Oleh karenanya, segera dibutuhkan pengganti antibiotik.



Baca juga
  » 27 November 2014
Madu Pahit Sembuhkan Berbagai Penyakit
PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Madu lebah "pelawan" atau madu pahit murni yang banyak ditemukan di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung (Babel), ternyata diminati para wisatawan, karena memiliki khasiat yang mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit di dalam tubuh manusia.

  » 25 Oktober 2014
6 Manfaat Spirulina Bagi Wanita Hamil
Manfaat spirulina untuk ibu hamil tentu baik untuk kesehatan pertumbuhan janin. Khasiat ganggang hijau ini memang tak perlu diragukan lagi mengingat vitamin yang lengkap dibandingkan sumber nutrisi alami lainnya.

  » 11 Mei 2014
7 Pemicu Batuk
Batuk tidak muncul begitu saja sebagai ‘Senjata’ pertahanan tubuh. Karena senjata ini akan meledak ketika ada pemicu yang mengusik dan bergerak secara otomatis bila ada pihak-pihak (musuh) yang mencoba masuk ataupun bergerak dari dalam tubuh sendiri yang berpotensi merusak tatanan atau ketentraman jaringan organ.

  » 8 Maret 2014
Manfaat Madu Asli untuk kesehatan
Madu telah digunakan oleh manusia sejak 2.500 tahun terakhir, di seluruh dunia. Sementara banyak manfaat kesehatan dari madu telah membuatnya menjadi salah satu aspek penting dari obat tradisional seperti Ayurveda, ilmuwan juga meneliti manfaat madu dalam kedokteran modern, terutama dalam penyembuhan luka.

  » 12 Februari 2014
Tips Menghadapi Musim Hujan
Musim hujan baru tiba.. Di negara kita, musim yang satu ini tergolong sulit karena sering diasosiasikan dengan banjir, flu, macet, juga jam karet. Meski begitu, kehidupan harus tetap berjalan. Jangan sampai hujan membuat kegiatan Anda terhambat.